Selasa, 18 November 2008

senandung

disini diam seribu bahasa
menatap jauh kesana
tanpa suara,tanpa sepatah kata
hanya sang bayu menemani jiwa
kudengar........
gemericik mata air mengalir
gemuruh ombak kian mendesir
sepasang burung seolah bersyair
syahdu dalam jiwa yang getir
disini,duduk berdiam
disini aq trbungkam
hanya senandung-senandung alam 
menemani jiwa yang kelam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar